Airlangga Hartarto Luncurkan Golkar Institute buat Cetak Kader Berkualitas

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto meluncurkan Golkar Institute, di Jakarta, Selasa (2/2/2021). Acara peluncuran Golkar Institute digelar secara offline di kantor pusat Golkar, Jakarta dan secara virtual dengan menghadirkan ratusan pengurus daerah partai berlambang beringin itu. Airlangga menjelaskan Golkar Institute adalah sebuah terobosan baru, wujud nyata kesadaran akan pentingnya pendidikan, inovasi, dan ide untuk mendorong perkembangan partai politik dalam dinamika zaman yang terus berubah.

“Dia adalah tekad dan cermin dari kita untuk memajukan bangsa Indonesia lewat peranan politik yang inovatif, cerdas, kreatif dan bermartabat,” ujar Menteri Kordinator Bidang Perekonomian itu dalam sambutannya. Melalui Golkar Institute, Airlangga berharap akan lahir semakin banyak lagi kader Pohon beringin yang tangguh, tokoh tokoh yang memiliki pengetahuan, intuisi dan penciuman politik yang tajam. Sekaligus ingin melahirkan kader yang memiliki bekal pengetahuan yang luas, kearifan jiwa yang mendalam, pemahaman kebijakan yang canggih serta kemampuan leadership yang efektif.

“Kita tahu politik itu adalah percaturan kekuasaan. Tetapi bagi Partai Golkar, kekuasaan tanpa arah bagaikan kapal yang berjalan tanpa tujuan,” ujaranya. “Karena itu buat kita di Partai Golkar ide ide mendasar tentang arah dan tujuan politik adalah elemen intelektual yang sangat penting sebagai pedoman dan panduan kita,” lanjut dia. Dalam kesempatan ini pula, Airlangga menyampaikan terimakasih atas pidato dan dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk Golkar, khususnya ucapan selamat atas peluncuran Golkar Institute.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya atas dukungan dan sambutan Bapak Presiden Joko Widodo. Sambutan Bapak Presiden selalu menjadi inspirasi yang terus memacu semangat seluruh kader,” ucapnya. Sementara Ketua Golkar Institute Tubagus Ace Hasan Syadzily menjelaskan lembaga yang diinisiasi oleh Airlangga itu akan menggelar sejumlah kegiatan, diantaranya serial public lecture dan kursus politik, ekonomi dan kepemimpinan dengan menghadirkan narasumber berkualitas dan memiliki reputasi internasional khususnya di bidang politik ekonomi dan kepemimpinan. Golkar Institute juga kata dia, akan membuka program pascasarjana (S2) untuk bidang kebijakan publik.

“Kami akan mendirikan perpustakaan di kantor Golkar. Jika tidak ada halangan, kami akan membuka program S2 yang khusus tentang kebijakan publik pada Agustus 1 September tahun ini,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini. “Saat ini perijinannya sedang diproses pada Dirjen pendidikan tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kami akan meramaikan kantor pusat partai, dengan kegiatan kepartaian dan akademik. Sehingga kultur intelektual dan teknokratik terbangun,” ucapnya. Dalam peluncuran kali ini, Golkar Institute juga menggelar diskusi secara daring. Diskusi menghadirkan narasumber antara lain, Profesor Kishore Mahbubani, guru besar terkemuka dari National University of Singapore.

Selain itu, Ketua Umum Partai Golkar yang juga Ketua Dewan Pembina Golkar Institute, Airlangga Hartarto akan hadir sebagai opening speaker. Narasumber lainnya yang akan hadir dalam diskusi, Profesor Ginandjar Kartasasmita, mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin) yang juga mantan Kepala Bappenas Kabinet Pembangunan VII. Sebelumnya Ace mengatakan melalui Golkar Institute, Partai Golkar berkomitmen mencetak kader kader yang berkualitas, paham dan menguasai segala hal ihwal tentang pemerintahan dan ilmu kebijakan pubik.

Politikus muda Golkar kelahiran Pandeglang ini menelaskan, Golkar Institute, diproyeksikan menjadi Sekolah Pemerintahan dan Kebijakan Publik. “Partai Golkar serius membangun Golkar Institute yang akan jadi kawah candradimuka bagi para kader Golkar,” katanya. Konsep pembelajaran pun, imbuh Ace, dipersiapkan dengan matang. Selain kurikulum, silabus dan lain lainnya. Bahkan, untuk merumuskan format yang ideal, Golkar Institute sampai berdiskusi dengan Profesor Kishore Mahbubani dari Lee Kwan Yew School of Public Policy, Singapura.

Lewat Golkar Institute, para kader bisa berbagi pandangan tentang ilmu pemerintahan dan kebijakan publik yang harus dikuasi oleh seorang calon pemimpin," kata Ace. Ace menambahkan, Golkar Institute sendiri dibentuk dengan misi menjadi sekolah partai yang terkemuka. Melalui Golkar Institute inilah, Partai Golkar akan mencetak kepemimpinan atau para calon pemimpin politik yang transformatif, kompeten, inovatif dan berintegritas. "Calon pemimpin yang memiliki etos kerja yang tinggi, berdaya saing dalam mewujudkan good governance menuju Indonesia maju," ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *