Harus Ada Efek Jera Bagi Pelaku Kasus Lempar Botol Plastik menuju Mulut Kuda Nil Animal Defenders

Ketua sekaligus founder Animal Defenders Indonesia, Doni Herdaru Tona menyebut pelaku pelemparan botol plastik ke mulut kuda nil di Taman Safari Indonesia, Bogor, Jawa Barat, harus diberi efek jera. Sehingga Doni menyebut proses hukum harus diteruskan. Diketahui sebelumnya, pelaku pembuangan, Khadijah (64) sudah mendatangi Taman Safari untuk klarifikasi.

Doni juga mengungkapkan sempat bertemu dan menanyakan kronologi kepada Khadijah. Khadijah mengaku tidak sengaja membuang sampah botol air mineral plastik tersebut. "Terkait pengakuan yang bersangkutan, ada hal hal yang perlu didalami. Pengakuan yang bersangkutan, tidak sengaja membuang sampah keluar," ungkap Doni.

Menurut Doni, pengakuan tersebut perlu dipertimbangkan kebenarannya. "Faktanya, perlu buka jendela dulu buat buang sampah, dan kenapa bisa pas di area kudanil saja," ungkap Doni. Doni juga menyebut, dari video yang beredar, jarak mobil pelaku dengan kuda nil berada sekira 1,5 meter.

Sehingga, Doni menilai apa yang dilakukan pelaku lebih cenderung untuk sengaja melempar. "Perilaku orang buang sampah itu, bukan lempar jauh, tapi menjatuhkan dari jendela. Perlu ada upaya melempar," ungkapnya. Doni juga menyebut jika kuda nil di Taman Safari memilik kebiasaan membuka mulutnya karena terbiasa diberi makan pengunjung.

"Setiap ada org yang pancing lambai lambaikan benda, mereka akan buka mulut dan menangkap apa yang dilemparkan," ungkapnya. Tidak hanya itu, Doni menilai pihak berwajib harus menggali siapa yang sebetulnya melakukan pelemparan. Doni menyebut, perekam video yang diketahui bernama Cyntia, melihat pelaku melambai lambaikan beberapa kali sebelum melemparkan ke mulut kuda nil.

"Dan tangan yang melempar ini berkulit putih bersih. Ibu yang mengaku, berkulit agak gelap. Dan agak sulit nampaknya jika fisik ibu ini melambai lambaikan tangannya seperti kesaksian." "Ketika komunikasi awal, disebutkan mobil tersebut dipinjam rombongan pelaku ini dari pemilik untuk ke Bogor." "Hubungan masih saudara. Tapi pas jumpa langsung, saya tanya hubungan saudaranya gimana, agak terbata bata, seperti bingung jelasinnya," ungkap Doni.

Media sosial diramaikan video pengunjung Taman Safari yang diduga membuang sampah plastik ke mulut kuda nil. Video tersebut direkam oleh orang dari dalam mobil yang berada di belakang kendaraan diduga pelaku pembuangan sampah pada kuda nil. Ngasih sampah, parah banget, kasihan … ," ujar sejumlah orang dalam video tersebut.

Video itu menjadi viral setelah diunggah akun Instagram @fakta.indo , dan sejumlah akun lain. Seorang pengunjung taman safari yang ada di dalam mobil ini, melempar sampah plastik ke dalam mulut kuda nil. Dari video tersebut, diduga pelaku pelemparan sampah plastik ke mulut kuda nil mengendarai mobil berwarna hitam.

Cyntia Ayu juga membagikan kronologis melalui instagram story. "Jadi kemarin mobilku pas banget di belakang mobil dia, kuda nilnya emang lagi leyeh leyeh di pinggir." "Dari dalam mobil itu emang ada tangan yang keluar dan ngayun ngayunkan sampah plastik supaya kuda nilnya mangap."

"Pas mangap eh dilemparnyalah sampah plastik ke dalam mulutnya." "Kami di belakang sudah membunyikan klakson kasih tanda." "Dan ketika keluar kami melaporkan ke pihak petugas safari."

"Alhamdulillah … setelah semalem ditag di story, pihak Safari menanggapi bahwa setelah diperiksa kuda nilnya memuntahkan sampahnya," ungkap Cyntia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.